Thursday, December 13, 2012

Travel Snapshots

Below photos are taken during my travel time in some places I've visited ;)


Angkor Wat, Cambodia

Lake Toba

To the Top of Angkor Wat

Floating Market, Bangkok

The Activity on Floating Market, Bangkok

Pomelo, on Floating Market, Bangkok

The Temple, Cambodia

Lake Toba



Follow Me:

Wednesday, December 12, 2012

Beach Time : Seminyak - Double Six

@Copyright Kue Putu : lovely sunset time at Seminyak Beach
Weekend di Bali paling pas menghabiskan waktu sore di pantai. Setiap hari minggu itu enaknya nongkrong di pantai Double Six, Seminyak. Biasanya sih sama temen-temen sambil menikmati bakso. Ya menikmati bule-bule lucu juga :D. Nah, tapi bule-bule di sini itu banyak yang ditemani 'ayam'. Lucu sih kalo mantengin mereka, terus menguping beberapa percakapan yang lucu.

Nah, suatu hari pas lagi asik ngobrol, tiba-tiba ada tiga cewek datang dari arah panatai menuju ke sekumpulan bule bersama 'ayam-ayamnya' yang duduk di depan kita. Ketiga cewek ini langsung nyamperin seorang bule sambil memukulnya pake helm. Terdengar bahasa inggris yang tidak sepantasnya terucap karena rada jorok dan juga pengucapan yang gak bener. Ketiga cewek ini masih sangat belia. Body-nya sih oke punya, apalagi susunya tuh ngalahin Jupe. Yah tapi attitude yang rada memalukan, juga fashion street yang rada nyeleneh :D. Kadang terdenger ucapan - ucapan : 'I'm good suck', 'Hey I'm still pirgin you know', bukanya bilang virgin eh malah pirgin.

Monday, August 27, 2012

Mendaki Gunung Batur, Toya Devasya

Me, in action on the breathtaking view

Untuk pertama kalinya saya outing bersama rekan-rekan kerja, dan kali ini sangat berkesan sekali. Ya, kita mengunjungi sebuah villa yang berlokasi di Kintamani, tepatnya di desa Toya Bungkah, Penlokan. The Ayu Villa Kintamani, nama yang sangat manis juga lokasinya yang begitu dekat dengan Danau Batur, bisa langsung nyebur malah.

Tujuan utama kesini adalah untuk site inspection dan perkenalan diri bahwa kita akan mulai me-manage villa ini, dan resort-nya yang bernama Toya Devasya. Jadi kita perkenalan, camping dan mencoba fasilitas serta aktivitas yang tersedia di The Ayu Villa. Saya yang penyuka adventure diberi kesempatan seperti ini ya super duper excited!

Monday, August 13, 2012

Suluban Beach and Karma Kandara Beach

My best pose at Suluban Beach :)

Buat kalian semua yang suka berkunjung ke Bali, apa sih tempat yang paling kalian ingin kunjungi saat berada di Bali? Mungkin sebagian besar orang akan menjawab Pantai Kuta. Aha! Tipikal. I can't blame for that. Apalagi bagi para wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Bali, sudah tentu Pantai Kuta menjadi tujuan utamanya. Kalau punya waktu lebih, coba deh luangkan waktu untk mencari alternatif dan informasi mengenai pantai yang akan gue ceritakan berikut. Yup, Pantai Suluban dan Pantai Karma Kandara.

Setiap menjelang akhir pekan gue selalu sibuk dengan urusan, aduh harus ke mana nih sekarang? Biar gak menyumpekkan diri di kosan yang seperti kapal pecah ini. Aneh memang, bukannya merapikan kamar atau bersih-bersih, etapi malah pengennya jalan-jalan mulu :). Beruntunglah gue karena ada teman yang punya hobi sama. Suka fotografi dan suka jalan ke pantai dan habis itu makan. Siiip, klop dah pokoknya.

Monday, July 23, 2012

Jogjakarta Trip

Me with the Stupa background.

Satu hal yang selalu membuat saya semangat untuk menabung dan traveling adalah setiap kali melihat iklan komersialnya Emirates, "Tomorrow believes the more of our world we see, the richer we become."

Walaupun masih berada di level amatir nih, tapi setidaknya saya sudah berani memulai. Tapi untuk kali ini saya gak ber-backpacking ria seperti sebelumnya. Ya, dari segi hotel sih ya, yang lainnya tetep cari yang murah-murah. Karena untuk liburan di Jogjakarta kali ini, saya memilih untuk stay di Melia Purosani. Lumayanlah cuma bintang lima *minta di cekek*. Untuk Deluxe Room, kita dapat harga spesial karena teman saya yang kerja di Singapore Airlines J

Pertama kali menginjakkan kaki di Bandara Adisutjipto, saya langsung jatuh cinta. Walaupun lebih kecil daripada Bandara Ngurah Rai, tapi nyaman banget, rapih dan bersih. Nah, kenyamanan yang lebih adalah fasilitas kendaraan umumnya yang mudah ditemukan setelah keluar dari bandara. Gak seperti di Bali opsi cuma satu, yaitu naik taksi! Dan itu pun dengan harga yang paling murah Rp.70.000. Kalau di Jogja, keluar bandara kita bisa naik Trans Jogja, hanya dengan Rp.3000. Murah banget! Ada juga jalur kereta api dan bus damri. Jadi gampang dah.

Wednesday, May 30, 2012

Virgin Beach, Bali


Virgin Beach ay!


Senin 14 May 2012

Lucu juga kalo saya harus mengingat dua hari petualangan di bagian timur Baliku tercinta. Ya, terus terang belum begitu tahu wilayah Karangasem. Terutama surganya snorkeling, Amed.

Kalo ada yang melihat saya waktu itu mungkin banyak yang berperasangka saya ini sopir atau tour guide. Karena waktu itu cuma seorang diri berkulit sawo matang, ya, yang lainnya berkulit putih semua. Mereka adalah teman asal Jerman yang sudah lama tinggal di Bali dan punya rumah di Sanur, Vera dan Michael, serta teman mereka yang baru datang berkunjung, mengunjungi saya sih tepatnya, hihihihi (namanya rahasia :D).

Saya sama sekali kagak tahu bakal mau dibawa kemana diri yang mungil ini. Sampai saya sadar akhirnya kita mendekai wilayah Candi Dasa, kita menginap di sebuah penginapan milik seorang wanita asli Bali bernama Ibu Ayu, bersuamikan orang Jerman. Ibu Ayu sendiri sih katanya sempat tinggal selama 5 tahun di Jerman. Mereka punya dua anak yang subur (gendut-gendut chubby), hihihi, jadi blasteran gitu. Nama tempatnya adalah Candi Bakery. Tidak dekat dengan pantai, melainkan masuk ke dalam, kearah jalan menuju Desa Tenganan. Tapi kata Vera kita di sini hanya untuk menginap satu malam.

Monday, April 30, 2012

Tanah Lot Temple

Copyright (C) My coconut cocktail, Tanah Lot


Minggu, 29 April 2012, setelah sibuk beraktivitas selama sepekan, saya memutuskan untuk melakukan perjalanan, escape sehari dari hiruk pikuknya kota Denpasar. Kebetulan Pak Wayan, seorang kenalan agent villa memberikan saya voucher stay di sebuah villa yang beliau kelola, berlokasi di Pantai Nanyi, Tabanan, sekitar sepuluh menit sebelum Tanah Lot. Kesempatan ini langsung saya manfaatkan sebaik-baiknya. Lumayankan menginap di sebuah villa dengan 2 kamar plus private pool. Walaupun cuma semalam saja :D. Bermodalkan motor matic tercinta, sekitar pukul 10 pagi saya langsung tancap gas meninggalkan kota Denpasar menuju lokasi villa, yang hanya menghabiskan waktu 40 menit saja.

Lokasi villa sangat nyaman, berada di daerah sub urban, dengan pemandangan sawah di sekelilingnya. Wah adem banget deh pokoknya. Sampai di sini saya tuh pengennya leyeh-leyeh, dan benar, jam 11 pagi sampai di villa, saya langsung ketiduran sampai jam 3 sore. Di bangunkan oleh seorang butler dan di siapkan makan siang, what a perfect getaway! Kebetulan saya di sini bukan hanya sekedar untuk menikmati fasilitas dan servisnya secara gratis, karena saya sekalian inspection dan mereview villa ini. Jadi jangan bilang-bilang kalo saya molornya lama ya, hihihi J

Wednesday, April 25, 2012

Sanur Beach In The Morning

The fisherman's boats a long the beach

The coastline at Sanur Beach

A peaceful morning at Sanur Beach

Friday, March 30, 2012

Double Six Beach, Seminyak (Jogging, Sunset, & Capturing)

At Double Six Beach

Saya bukan tipikal orang yang addicted to gym, nope! Pertama karena mikir ngapain juga harus olahraga tapi ngeliat tembok atau sekumpulan barble dan mesin pembentuk otot. Or maybe, sekumpulan tante-tante aeorobik, bahkan ada pria kekar namun feminim yang nyelip di dalamnya. Kedua, karena mikir mending uang membernya saya pakai untuk beli celana dalam aja kali ya haha. No way, it's not the main reason of course! Gue lebih suka berolahraga di alam terbuka, bisa menghirup udara segar dan memandang alam nan indah ini, terutama pantai. Yup! Salah satu pantai favorit saya buat jogging adalah Double Six Beach, Seminyak. Dulu saya lebih sering jogging di pantai Sanur. Karena saat itu tinggalnya lebih dekat ke sana, dan lebih memungkinkan untuk menghabiskan waktu jogging di pagi hari. Secara Sanur is a perfect spot for sunrise! Nah sekarang, semenjak pindah ke tempat lain, saya lebih dekatnya ke arah Seminyak nih. Jadi pilihan untuk melakukan Jogging adalah ke pantai seputaran Seminyak. So, pilihan tepat untuk jogging ya di sore hari sambil menikmati sunset. 

Minggu lalu tidak sengaja iseng-iseng saya mengajak seorang teman untuk jogging, karena beberapa hari terakhir dia sering mengeluh dengan perut buncitnya, juga berat badan yang terus bertambah. Saya suruh ke Gym, katanya males, laaah.... *tepuk jidat*. Dan sambil membujuk dia sekalian mengambil beberapa foto sunset, jadilah dia tertarik untuk ikutan jogging di pantai. Hasil fotonya ya lumayan. Gak pernah kebayang sebelumnya buat ngambil foto sambil jogging, ternyata banyak momen yang bisa dijepret. Termasuk foto landscape yang ternyata sangat bagus di pantai ini!

Friday, March 16, 2012

Ubud, Good Friends and The Good Food

@ Coco Bistro Ubud with Bella, Erwin and Kelsey

Membahas kota yang satu ini, tidak akan pernah lepas dari kata kagum yang akan terlontar dari mulut kita. Ya, Ubud. Salah satu kota di pulau tercintaku Bali ini, sempat menjadi kota terbaik di Asia versi majalah Conde Nast di tahun 2010 lalu. So proud! Menurut saya sendiri predikat tersebut sangatlah tepat disandang oleh kota ini. Budaya, kehidupan masyarakatnya yang masih sangat memperhatikan kehidupan adat istiadat, serta alam yang masih asri, dilengkapi dengan bertebarnya hotel dan resort kelas bintang lima. Tidak hanya itu, untuk memanjakan lidah kita, bertebaran pula tempat-tempat makan yang berkelas serta menyajikan masakan mulai dari makanan asli Bali, sampai western food. Bukan yang berkelas saja sih, warung biasa pun punya kualitas dan rasanya yang autentik hmmmm...dijamin bikin ngiler dan nagih lagi!

Nah, kali ini saya akan bercerita, kenapa saya bisa terdampar di Ubud selama 4 bulan, untuk tinggal di sini, bekerja dan menikmati kehidupan masyarakatnya. Bermula dari seorang kenalan yang mengajak saya untuk mengurus sebuah resort --yang nyaris bangkrut-- saya menyetujui ajakannya untuk move in ke Ubud, tepatnya di Desa Sayan. Bila ditanya berapa jauh dari pusat kota Ubud, mungkin sekitar 10 menit saja. Kalau anda tahu Four Season Hotel, nah tempat saya tinggal sekitar 50 meter saja dari sana. By the way, saya tidak akan menjelaskan dengan pasti keadaan resort tempat saya bekerja, karena it's bit embarrasing :). Tapi tidak akan pernah menyesal saya pernah mengenal tempat ini. Manajemen resort yang kurang bagus, dimiliki oleh orang Australia tapi cerewetnya minta ampun dan lagi terbelit hutang. Padahal konsep resort yang antik, arsitektur Bali yang sangat kental dengan seni, serta landscape resort yang tepat berada di sebuah lembah sehingga bisa menikmati keindahan sungai Ayung yang sangat menakjubkan. Wah pokoknya  bikin speechless deh!

Monday, March 5, 2012

Sunset at Padang Padang Beach, Pecatu, Uluwatu, Bali

Have you seen Julia Roberts in 'Eat Pray Love' guys? If you've seen it, maybe you could recognize this beach. Yes, it's Padang Padang Beach, which you can see near the end of the movie. This beach is about 25 minutes from Ngurah Rai Airport headed south to Uluwatu, which is the way to Garuda Wisnu Kencana (Cultural Park), between Dreamland Beach and Uluwatu Temple. Before the world wide premiere of this movie, Padang Padang beach was not that famous, just a few people knew it. I was one of them ;). But now, this beach gets more visitors especially surfers. A bit hard and far to reach, but really worth it. From the road where you have to park your bike or car, then you have to go down through the tiny stairways between the cave. Small space, which is surrounded by cliff, beautiful white sands, and green clear water as colored by the seaweed and the coral reef. 

Hayo ada yang belum tahu dimana itu Padang Padang beach? Dimana...dimana dimaaaana... *dangdutan*. Yang belum pernah mungkin bisa dicoba buat nonton filmnya Julia Roberts 'Eat Pray Love' deh. Meskipun ya cuma sebentar saja shotnya disana. Buat yang sering liburan di Bali atau yang tinggal di Bali tapi kagak tahu nih dimana, ya saatnya kini berkunjung. Waktu pertama kali gue berkunjung kesini, maybe about tiga tahun yang lalu. Sampai sekarang gue lebih suka kesini dari pada Pantai Dreamland, yang kini semakin parah  ramainya seperti Pantai Kuta. Kalau di sini masih sedikit sepi, mungkin karena tempatnya yang tidak begitu luas, dan cukup jauh di jangkau. Selain itu struktur pantai yang dangkal dan penuh karang. Tapi jika mau lebih ke dalam lagi, pantai ini sangat pas buat para Surfer, karena ombaknya yang cuckup tinggi.


(Click Pics to enlarge)

Padang Padang beach, swim and sunset time

A bunch of fisherman

Padang Padang Beach, perfect twilight!

Monday, February 27, 2012

Echo Beach, Canggu-Bali

Lately I'm very addicted with photography. I don't know why, I think I have the talent as a photographer :) maybe, as My friend told me so. Not sure if this thing is gonna take me to the professional level or just a plain hobby, but I'm sure I always use my instinct when I take some pictures. I posted some of them on Facebook. Great that I received a lot of responses which made me more confident. 

Last week, I went to Echo Beach, Canggu. I came here a couple years ago, but at that time I just came over to swim, didn't take some pictures. When I arrived last week, damn, it's quite wonderful beach to be captured! You have to come and see it by yourself. A lot of surfers come and enjoy the high waves. If you compare to Kuta Beach or Dreamland, this beach has less people and  less crowd rather than Kuta Beach. Here they are some of my amateur shots (click pics to enlarge): 



A tourist, love birds ;) enjoying the sunset 

Woman: 'Marry me baby' | Man: 'Sure my love, would you please hold my butt..'

Saturday, February 25, 2012

Geger Beach, Nusa Dua, Bali

Even though I live here in Bali, honestly this is my first time to visit Geger Beach in Nusa Dua. In 2006-2007, I worked in  Nusa Dua, Nikko Hotel, I passed this beach almost every time when I went to work, but i never stopped by or tried to visit during my day off. Geger Beach is well known by surfers because of the high waves and the beautiful landscape, the visitors need to climb down the rock to reach the beach. Now it's been 5 years and i missed Nusa Dua area. My friend and I--after he bought a new pocket camera (Canon IXUS)--we wanted to explore some famous beaches in Bali and captured them. These are the best shots i took at the fabulous Geger Beach.


(Click pics to enlarge)

Perfect Stunning Moment and view

When i saw this pic i wanna eat those seaweed 

Trying to use macro

Thursday, January 12, 2012

Liburan Part 14: Keindahan Danau Toba dan Pulau Samosir


Tuk Tuk, resort area di Pulau Samosir


           Buat yang belum baca kisah sebelumnya monggo dicek lagi dulu. Yang lupa silakan dicek lagi juga yaah di sini Part 13.

            Setelah semaleman menginap di Medan, esok harinya sekitar pukul 10 pagi saya cabut dan langsung menuju ke Danau Toba! Super excited banget! Harga sewa mobil Rp.95.000. Jarak tempuh dari Medan ke Danau Toba, tepatnya kota Parapat adalah empat jam. Awalnya mikir mobil yang saya sewa ini semanusiawi mobil van yang sering saya tumpangi saat di Bangkok. Setidaknya ada space buat saya sendiri untuk bergerak dan bernafas. Lah ini L, ternyata mobil Avansa, yang penuh sama orang Batak mau balik ke Parapat, dan ada satu bule nyempil di belakang bersama saya. Herannya saya yang duduk paling belakang berdesakan dengan barang-barang bawaan para penumpang. Kok tega banget? Saya kan orang asing. Saya turis di sini, harusnya di depan donk! *abaikan* Selama perjalanan itu pula saya pun mabok bae. Sumpah gak enak banget. Gak bisa tiduran, sebelah kanan saya penuh dengan tas dan kotak-kotak yang sepertinya berisi oleh-oleh. Semakin membuat ruang gerak saya terbatas. Sedangkan sebelah kiri saya si Bule juga kelihatan kesel dan seolah kehabisan nafas. Kita berdua tidak berkomentar banyak, hanya saling memandang penuh makna. Iya, makna ketidaksanggupan menempuh perjalanan selama empat jam kalo kayak gini. Ingin muntah, karena mabok.

            Setelah empat jam perjalanan, walaupun sempet berhenti bentar untuk ke toilet dan makan, tetap rasa pusing saya tak tertahankan. Apalagi setelah hampir mendekati Danau Toba. Karena topografi yang berpegunungan, jalan berkelok-kelok, membuat seisi perut saya ingin keluar kembali. Saya yang tadi pas waktu berhenti sempet makan indomie goreng, tiba-tiba keluar menjadi indomie kuah. Begitu ceritaku, gimana ceritamu? #kokjadiceritaindomie?